Posts

Image
Bagaimana kualitas suara penderita celah bibir dan lelangit? Penderita dengan celah bibir dan lelangit harus diberikan stimulasi bahasa yang normal. Orang tua harus sering berbicara dengan anak-anak mereka dan mendengarkan mereka. Orang tua harus menghindari penggunaan kata-kata yang tidak masuk akal dan harus berbicara dengan jelas, menggunakan kata-kata dan frasa pendek yang dibentuk dengan benar. Anak-anak harus didorong untuk berkomunikasi. Suara yang dihasilkan secara lisan, atau upaya pada suara yang dihasilkan secara lisan, harus diperjelas. Sehingga perlu ada nya audio dan video dokumentasi untuk penderita celah bibir dan lelangit, serta evaluasi perkembangan kemampuan bicara oleh terapis wicara untuk penderita celah bibir dan lelangit. Sebagai ukuran dalam menentukan kualitas suara pada penderita celah bibir dan lelangit, dapat digunakan kata-kata yang mengandung konsonan / p / dan / k /. Misalnya, kata papa dan kakak dapat diucapkan berulang kali, atau pasien dapat mengulangi...
Image
Apakah penderita celah bibir dan lelangit pada usia remaja memerlukan pemeriksaan bentuk wajah? Pertumbuhan rahang terutama pada rahang atas dan wajah mengalami gangguan pada penderita celah bibir dan lelangit. Gangguan pertumbuhan ini paling signifikan terjadi ketika puncak pertumbuhan (growth spurt) pada saat remaja. Pada perempuan sekitar usia 10-12 tahun, sedangkan pada laki-laki usia 12-14 tahun. Perawatan untuk celah bibir dan lelangit bertujuan untuk memperbaiki fungsi dan estetik jangka panjang. Oleh karena itu juga diperlukan pemeriksaan bentuk wajah. Pemeriksaan ini dilakukan setelah penutupan celah bibir dan lelangit. Pemeriksaan bentuk wajah dilakukan dengan melihat foto profil, foto rontgen sefalometri, dan pencetakan model rahang agar dapat menentukan rencana perawatan yang diperlukan. Sumber: Uzel A., et al. 2018. Orthodontics in relation with alveolar bone grafting in cleft lip and palate patient. Tetap #dirumahsaja #cucitangan #pakaimasker “PLEASE DONATE....” BCA 38...
Image
Pada usia 9 tahun apa saja kah yang perlu dievaluasi pada penderita celah bibir dan lelangit? Pada usia 9-11 tahun orang tua perlu melakukan evaluasi gigi seri kedua dan gigi taring. Jika didapat gigi kelebihan, maka pencabutan dilakukan 8-12 minggu sebelum pembedahan, agar tersedia tempat yang mencukupi untuk prosedur tandur tulang. Waktu tandur tulang ditentukan berdasarkan perkembangan gigi pada penderita celah bibir dan lelangit. Pada sebagian besar penderita celah bibir dan lelangit seringkali memiliki gigi seri yang letaknya diluar lengkung, bentuknya tidak beraturan, bahkan tidak ada benih gigi. Maka, perawatan tandur tulang dilakukan pada usia 10-11 tahun dengan tujuan memberi waktu akar gigi taring disisi yang terdapat celah berkembang sempurna dan gigi taring dapat tumbuh dengan baik. Tetap #dirumahsaja #cucitangan #pakaimasker “PLEASE DONATE....” BCA 3880999191 a.n Yayasan Indonesia Smile Mandiri 142 000 2018 777 a.n Yayasan Indonesia Smile Donasi juga dapat disalurkan me...
Image
  *Apakah fungsi perawatan Ortodonsia pada penderita celah bibir dan lelangit?* Salah satu langkah awal sebelum perawatan Ortodonsia adalah, penderita celah bibir dan lelangit dilakukan evaluasi radiologi terkait gigi geligi rahang atas yang hilang atau tidak pada tempatnya dan memiliki kelainan bentuk. Hasil evaluasi tersebut bermanfaat dalam perencanaan prosedur perawatan selanjutnya seperti prosedur pencabutan gigi dan prosedur tandur tulang. Perawatan Ortodonsia berfungsi untuk mengkoreksi letak gigi dan bentuk tulang rahang atas yang tidak sesuai, agar mendapatkan bentuk lengkung rahang dan susunan gigi yang baik, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup penderita dalam hal kebersihan rongga mulut, mengurangi resiko infeksi dan mendukung keberhasilan prosedur tandur tulang. Sumber : Uzel et al., 2018. Tetap #dirumahsaja #cucitangan #pakaimasker “PLEASE DONATE....” BCA 3880999191 a.n Yayasan Indonesia Smile Mandiri 142 000 2018 777 a.n Yayasan Indonesia Smile Donasi juga ...