Posts

Pemeriksaan Penting

Image
Studi mengungkapkan bahwa malnutrisi akut dan kronis selama operasi secara signifikan meningkatkan kemungkinan komplikasi pasca operasi di antara pasien bibir sumbing dan celah langit-langit. Bayi dengan celah bibir dan celah langit-langit yang belum diperbaiki, terutama pada tahun pertama, menghadapi risiko malnutrisi yang lebih tinggi dibandingkan pada bayi normal. Oleh karena itu, upaya yang dilakukan tidak boleh hanya berfokus pada operasi, tetapi juga pada pemeliharaan pertumbuhan dan kesejahteraan. Bagi bayi dengan kondisi celah bibir dan celah lelangit penting untuk memeriksakan :  - status nutrisinya - pertambahan berat badan yang sesuai dengan usianya dan  - status tumbuh kembangnya Malnutrition as a Risk Factor in Cleft Lip and Palate Surgery Paul J Escher, Hanan Zavala, Daniel B Lee, B. Roby, S. Chinnadurai Demographic Risk Factors for Malnutrition in Patients With Cleft Lip and Palate Zahrah M Taufique, Paul J Escher, Tyler J Gathman, A. Nickel, Daniel B Lee, B. Ro...

Pemeriksaan Penunjang Sebelum Operasi

Image
  Sebelum dilakukan operasi bibir sumbing dan celah lelangit, ada beberapa persiapan penunjang yang perlu dilakukan, salah satunya adalah Rontgen Dada atau Thorax. Melalui Rontgen Dada, kita dapat mendapatkan gambaran jantung, paru-paru, saluran pernapasan, pembuluh darah, dan kelenjar getah bening. Pada usia bayi, Rontgen Dada dikenal dengan pemeriksaan Babygram   (Radiology of Celah bibir and Lelangit: Imaging for the Prenatal Period and throughout Life Zachary R. Abramson, Zachary S. Peacock, Harris L. Cohen, and Asim F. Choudhri RadioGraphics 2015 35:7, 2053-2063)

Pemeriksaan Penunjang sebelum Operasi

Image
  Sebelum Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-langit dilakukan, salah satu pemeriksaan penunjang yang dilakukan adalah pemeriksaan laboratorium darah. Pemeriksaan laboratorium darah sebelum operasi dapat meliputi :  - Pemeriksaan darah lengkap - Pemeriksaan enzim hati  - Pemeriksaan pembekuan darah - Pemeriksaan kadar elektrolit  - Pemeriksaan kadar gula darah  - Skrining bebas penyakit infeksi lainnya  serta beberapa pemeriksaan darah lainnya jika diperlukan   Anaesthesia, D.of (no date) Pre-operative haematological investigations in paediatric : African Journal of Paediatric surgery, LWW. Available at: https://journals.lww.com/ajps/Fulltext/2012/09010/Pre_operative_haematological_investigations_in.11.aspx (Accessed: May 7, 2023).

Gangguan Pendengaran pada Celah Bibir dan Lelangit sebelum Operasi

Image
  Gangguan pendengaran juga dapat terjadi pada pasien dengan celah bibir dan lelangit. Hal ini disebabkan oleh adanya peradangan pada bagian telinga tengah, akibat adanya infeksi yang berlangsung lama. Infeksi ini muncul ketika terdapat cairan abnormal dalam bagian tersebut, cairan menumpuk karena adanya gangguan fungsi saluran ventilasi yang menghubungkan ruang di belakang gendang telinga (telinga tengah) dengan tenggorokan dan bagian belakang rongga hidung. Pada anak dengan celah bibir dan lelangit, otot dalam telinga yang berperan dalam ventilasi telinga tengah tidak dapat menjalankan fungsinya sehingga menimbulkan tekanan dan penumpukan cairan pada telinga tengah serta menimbulkan infeksi dan inflamasi. Beberapa jenis kelainan pendengaran tampak pada semua anak dengan celah bibir dan lelangit yang tidak dikoreksi sebelum usia 2 tahun. Gani, B., Kinshuck, A. J., Sharma, R. 2012. A Review of Hearing Loss in Cleft Palate Patients. Internation

Batuk dan Pilek pada Celah Bibir dan Lelangit

Image
  Kondisi batuk, pilek atau yang bisa juga dikenal infeksi saluran pernafasan bagian atas (ISPA) merupakah salah satu problem yang sering ditemui pada pasien dengan celah bibir dan lelangit. Pada anak anak dengan celah bibir dan lelangit memiliki resiko terkena infeksi saluran pernafasan atas 14.3% lebih tinggi daripada pada anak normal. Hal ini dapat terjadi karena pada pasien dengan celah bibir dan lelangit, makanan atau minuman yang dikonsumsi serta air liur akan berkontak langsung dengan dasar dari sistem penafasan bagian atas yaitu hidung, kontak yang terjadi terus menerus akan menyebabkan perubahan bakteri normal yang ada dalam rongga mulut akan semakin banyak dan menjadi bakteri patogen yang menyebabkan gejala ISPA seperti batuk dan pilek. Bakteri tersebut adalah bakteri S.aureus dan K. Pneumoniae.  Sehingga, menjaga kebersihan rongga mulut pasien dengan celah bibir lelangit sangatlah penting, dan penggunaan piranti seperti NAM Plate dapat digunakan untuk mencegah terja...

Gangguan Fungsi Bicara pada Penderita Celah Bibir dan Lelangit

Image
  Bibir sumbing dan lelangit merupakan kelainan yang sering kali menyebabkan menurunnya fungsi bicara sehingga mengganggu proses komunikasi. Suara penderita dengan celah bibir dan lelangit tidak terdengar dengan baik, suara yang dihasilkan dapat terdengar sengau, dan kata-kata yang diucapkan menjadi sulit dimengerti oleh lawan bicara. Berikut huruf-huruf Konsonan yang menjadi sulit untuk diucapkan pada pasien dengan celah bibir dan langit-langit :  1. Huruf konsonan yang diciptakan dari relasi Bibir atas dan Bawah : P, B dan M. 2. Huruf konsonan yang diciptakan dari relasi bibir, lelangit dan gigi : T, D, N dan L. 3. Huruf konsonan yang diciptakan dari langit-langit lunak : K, G dan H. Referensi : Nikhila KG., Prasad H. A Study on Patterns of Compensatory Articulation Errors with Reference to Age of Surgery in Children with Repaired Cleft Lips and Palate. Global Journal of Otolaryngology. 2017. ISSN : 2474-7556.

Contoh masalah bayi bibir sumbing pada saat menyusui atau minum susu

Image
  Celah bibir dan lelangit mempengaruhi beberapa sistem dan fungsi tubuh, salah satunya dalam proses pemberian makan dan minum. Bentuk bibir yang tidak sempurna, membuat bayi kesulitan untuk menghisap putting susu/dot botol. Bayi dengan defek palatumnya terdapat celah menyebabkan tidak dapat menekan puting susu dan menghisap ASI secara normal. Akibatnya, bayi dengan defek celah langit mudah mengalami tersedak ketika meminum ASI dan juga keluarnya cairan dari hidung akibat ketidakmampuan langit- langit untuk memisahkan antara hidung dengan rongga mulut (Bakhtiar, 2021).  Bakhtiar, D. A. (2021) ‘Obturator Bottle Feeding untuk Bayi Baru Lahir dengan Kelainan Celah Langit’, Indonesian Journal of Dentistry, 1(1), pp. 24–27.