Posts

Image
Perawatan gigi pada anak yang telah menjalani operasi penutupan celah bibir maupun celah lelangit merupakan hal yang penting. manfaat dari perawatan gigi ini berguna untuk membantu meningkatkan kualitas hidup sang anak khususnya dalam berpenampilan. Beberapa anak yang telah menjalani operasi penutupan celah bibir atau celah lelangit bisa memiliki keadaan gigi yang tidak beraturan akibat celah yang terbentuk sebelumya. Keadaan seperti ini dapat dirawat dengan bekerja sama dengan dokter gigi spesialis ortodonti untuk membantu memperbaiki susunan gigi geliginya. Salah satu contoh perawatan adalah dengan pemasangan ortodonti cekat atau yang biasa kita kenal dengan pemasangan kawat/behel pada gigi dengan syarat gigi sudah tumbuh sempurna oleh dokter gigi spesialis ortodonti. Diharapkan dengan perawatan ini, susunan gigi bisa menjadi normal dan penampilan, fungsi bicara dan pengunyahan dapat mencapai keadaan yang baik. (Erwin Siregar, UI, 2000) Tetap #dirumahsaja #cucitangan #paka...
Image
Perawatan pasca operasi celah bibir dan lelangit merupakan upaya untuk merawat dan menjaga luka pasca operasi. Perawatan luka khusus sesaat setelah operasi dan saat melepas jahitan dapat dilakukan fasilitas kesehatan terdekat Perawatan pembersihan luka dan perawatan setelah jahitan dilepas dapat dilakukan di rumah oleh keluarga penderita Seluruh tahapan perawatan memerlukan pemahaman dan kerjasama yang baik antara pederita, tenaga kesehatan dan keluarga agar dapat mendapatkan hasil yang maksimal Tetap #dirumahsaja #cucitangan #pakaimasker “PLEASE DONATE....” BCA 3880999191 a.n Yayasan Indonesia Smile Mandiri 142 000 2018 777 a.n Yayasan Indonesia Smile Donasi juga dapat disalurkan melalui situs galang dana kami di : https://kitabisa.com/campaign/bantusenyumkembali Bantu Kami Mewujudkan Senyum Mereka https://kitabisa.com/campaign/bantusenyumkembali Fb : Yayasan Indonesia Smile IG : @yayasanindonesiasmile www.yayasanindonesiasmile.blo...
Image
Tindakan operasi apakah yang dapat dilakukan pada bayi dengan celah bibir dan lelangit di usia 18 bulan? Pada usia ini sang bayi sudah dapat memulai operasi perbaikan celah bibir dan lelangit. Tindakan yang dapat dilakukan adalah operasi penutupan celah pada lelangit, atau yang dikenal dengan istilah Palatoplasty. Palatoplasty adalah prosedur operasi penutupan celah langit-langit yang dikerjakan oleh dokter bedah. Selain itu, dibutuhkan juga kerjasama dengan tenaga ahli lainnya setelah operasi, antara lain Dokter Bedah untuk estetika, Dokter Gigi untuk merapikan lengkung gigi-geligi, dan juga terapis wicara untuk terapi bicara sang anak. Tetap #dirumahsaja #cucitangan #pakaimasker “PLEASE DONATE....” BCA 3880999191 a.n Yayasan Indonesia Smile Mandiri 142 000 2018 777 a.n Yayasan Indonesia Smile Donasi juga dapat disalurkan melalui situs galang dana kami di : https://kitabisa.com/campaign/bantusenyumkembali Bantu Kami Mewujudkan Senyum Mereka ...
Image
Bayi yang terlahir dengan celah bibir dan lelangit dapat memiliki masalah yang berhubungan dengan pendengarannya. Perbedaan bentuk anatomi atau organ pada bayi dengan celah bibir dan lelangit dapat menyebabkan infeksi pada telinga bagian dalam yang akhirnya akan mengakibatkan penurunan kemampuan mendengar, kesulitan dalam memahami, dan kegagalan menerima pesan saat berkomunikasi. Gangguan pendengaran menyebabkan anak sulit untuk mengembangkan bahasa dan mengalami keterlambatan membaca serta menulis. Deteksi dini gangguan pendengaran dapat menunjukkan tingkat dan jenis gangguan pendengaran, serta mengetahui sistem kerja pendengaran bayi. Tetap #dirumahsaja #cucitangan #pakaimasker “PLEASE DONATE....” BCA 3880999191 a.n Yayasan Indonesia Smile Mandiri 142 000 2018 777 a.n Yayasan Indonesia Smile Donasi juga dapat disalurkan melalui situs galang dana kami di : https://kitabisa.com/campaign/bantusenyumkembali Bantu Kami Mewujudkan Senyum Mereka ...
Image
Apakah penting pemeriksaan kesehatan hidung tenggorokan pada penderita celah bibir dan lelangit? Pemeriksaan kesehatan hidung tenggorokan pada penderita celah bibir dan lelangit sangat penting dilakukan. Salah satunya adalah tes pengucapan suara yang bertujuan untuk menilai tingkat kejelasan suara, resonansi suara dan gangguan pengucapan saat bicara. Tes pengucapan suara ini sangat penting untuk menilai tingkat keberhasilan perbaikan celah bibir dan lelangit. Tes pengucapan suara dilakukan pada penderita yang berusia >5 tahun. Pada usia tersebut anak cenderung dapat berbicara dengan lancar serta berkomunikasi dengan lebih baik dan lebih kooperatif dibandingkan anak dengan usia yang lebih muda. Tetap #dirumahsaja #cucitangan #pakaimasker “PLEASE DONATE....” BCA 3880999191 a.n Yayasan Indonesia Smile Mandiri 142 000 2018 777 a.n Yayasan Indonesia Smile Donasi juga dapat disalurkan melalui situs galang dana kami di : https://kitabisa.com/camp...